Belajar dari Kang Dewa – Pengusaha Muda yang Pernah Ditipu dan Kehilangan Rp 7,7 Miliar

Halo semuanya, selamat datang di ceritaihsan.com. Kali ini kita akan mengulik sebuah kisah dari pengusaha sukses walau terbilang masih muda, Dewa Eka Prayoga. Biasa disebut Kang Dewa. Penulis juga akan memberikan profil dan sedikit biografi dari pengusaha kaya raya ini. Seperti apakah sosok tokoh tersebut, mari kita lihat lebih dalam..

Profil Kang Dewa

Kang Dewa Eka Prayoga
qolbunhadi.com
  • Nama asli : Dewa Eka Prayoga
  • Nama panggilan : Kang Dewa / Dewa Selling
  • Tempat tanggal lahir : Sukabumi, 24 April 1991
  • Twitter / IG / Facebook : @DewaEkaPrayoga

Perusahaan yang Dimiliki Kang Dewa

  1. Billionaire Coach

Pertama adalah Perusahan Billionaire Coach. Perusahaan milik Kang Dewa ini digunakan untuk menangani tentang berbagai konsultasi bisnis. Dari perusahaan ini, Kanga Dewa sudah membantu banyak dari pembisnis atau pengusaha yang berada di Indonesia dalam menggembangkan atau menciptakan bisnisnya.

2. BillionaireStore

Kedua adalah Perusahaan BillionaireStore. Perusaahan milik Kang Dewa ini digunakan untuk menangani penjualan buku-buku karya Dewa Eka Prayoga sendiri. Sudah banyak dari buku-bukunya tembus terjual sangat laris di pasaran (best seller). Kebanyakan target pemasaran dari bukunya adalah para pengusaha Indonesia.

3. Delta Saputra

Ketiga adalah Perusahaan Delta Saputra. Perusahaan yang satu ini adalah perusahaan milik Kang Dewa sebagai penerbitan buku.

4. Maxima Advertising

Terahir adalah Perusahaan Maxima Advertising. Perusahaan yang terharir ini berguna sebagai jasa iklan.

Buku Karya Kang Dewa Eka Prayoga

Ada berbagai buku yang telah diciptakan Kang Dewa dan hampir dari semua bukunya laris manis dipasaran. Hal ini karena Kang Dewa memiliki tim penjualan yang bagus dan karisma yang memikat dalam menjual berbagai bukunya.

Buku yang telah diciptakan adalah :

  1. How to Get the Future
  2. 7 Kesalahan Fatal Pengusaha Pemula (Juni 2013)
  3. Tembus Omset 100 Juta Modal Blackberry
  4. 30 Hari Jago Jualan
  5. Dijamin Penghasilan 10 Juta per Bulan
  6. Ebook 17 Teknik Closing
  7. Ebook Copywriting
  8. Easy Copywriting , dll

Hal yang Luar Biasa dan Unik dari dalam diri Kang Dewa :

  • Kang Dewa telah bersertifikasi Hipnotis dari IBH (Indonesian Board of Hypnotherapy), Certified Trainer Boot Camp dan Contest dari I2Move.
  • Kang Dewa sudah memberikan training dan seminar lebih dari 10.000 orang di seluruh Indonesia, mengenai bisnis, motivasi, inspirasi hidup dan lain sebagainya.
  • Kanga Dewa termasuk dalam Top 100 Best Coach di dunia versi E-Business Coach.
  • Berbagai lembaga dan perusahaan besar sudah bekerja sama dengannya. Misalnya Universitas Padjadjaran, Universitas Indonesia, Universitas Telkom, Klinik Herbal Uswah dan masih banyak lagi.
  • Kang Dewa sering berbagi kata-kata motivasi hidup dan berbagi hal mengenai seputar masalah bisnis di media sosial.
  • Buku dari Kang Dewa tidak dijual di toko buku mayor diseluruh Indonesia, melainkan hanya melalui sistem reseller.
  • Kang Dewa dapat julukan dari gurunya (Bang Jaya Seriabudi) “Dewa Selling”
  • Kang Dewa juga terkenal akan kata-kata mutiaranya “Tidak ada harga yang mahal, yang ada hanya market yang belum teredukasi dengan BENEFIT yang diberikan”. Oleh sebab itu juga, buku milik Kang Dewa berharga kisaran 150-250rb. Jauh lebih mahal dari buku-buku biasanya yang dijual di pasaran.

Kisah Pahit Kang Dewa Ditipu dan Rp 7,7 Miliar Dibawa Kabur Oleh Rekan Kerjanya sendiri

Kisah kang dewa
Jawa Pos

Kisah Kang Dewa ini terjadi pada tahun 2012 yang ditipu oleh rekan kerjanya sendiri dan membawa uang sebesar Rp 7,7 Miliar.

Pada umur 21, Dewa sudah memiliki berbagai bisnis yang dijalaninya, salah satunya adalah bisnis produk elektronik lewat seorang temannya.

Dari situ Dewa mengajak sejumlah kolega untuk bergabung dalam invertasi bisnis bermodus pengedaan komputer untuk perkantoran. Dia menjalani bisnis tersebut karena tergiur hasil yang menjanjikan. Sekitar delapan bulan Dewa masih mendapatkan manfaat dari investasi tersebut, sampai akhirnya Dewa tahu bahwa bisnis tersebut hanyalah bohongan. Temannya kabur dan Dewa-lah yang jadi sasaran oleh banyak investor “Orang tahunya saya yang menjalankan usaha ini, padahal saya juga korban” ungkapnya.

Teror itu terus dia dapat dari para pemilik saham, bahkan sempat ada yang mengancam akan membakar rumah orang tua Dewa yang berada di Sukabumi.

Namanya tercemar di mana-mana. Fitnah melanda keluarganya sampai-sampai ibunya mengadakan yasinan di rumah. Bahkan Dewa sempat dicibir keluarganya, bahwa sial itu didapat karena hasil dari pernikahan dengan wanita yang salah “Peristiwa itu terjadi sekitar dua minggu setelah saya menikah” curhatnya.

3 bulan dia habiskan untuk mengurus kasus penipuan tersebut. Dia mondar-mandir mendatangi Mapolda sampai akhirnya bisnis yang ia jalani kalang-kabur tak terurus.

“Waktu itu saya terpaksa habis-habisan untuk mengganti uang investor-investor yang sudah menanamkan modal lewat saya. Semua bisnis yang sudah jalan terpaksa saya jual” kata Dewa.

Hampir tidak ada sisa uang sama sekali, tabungan maupun dalam dompet Dewa, kecuali hanya Rp 7 ribu rupiah. “Itu satu-satunya uang yang tersisa. Saya sudah tidak punya tabuangan lagi” tambahnya.

Dewa pun sempat putus asa dalam menjalani hidup. Sampai akhirnya bertemu dengan pengusaha Heppy Trenggono. Dewa mendapatkan semangat dan termotivasi dari kisah beliau yang juga bangkrut dalam berbisnis.

Akhirnya Dewa menuliskan pengalaman kegagalannya dalam berbisnis ke dalam sebuah buku. Ide tersebut didapat dari saran teman-temannya sesama pengusaha muda. Dalam waktu dua bulan, naskah buku yang berjudul 7 Kesalahan fatal Pengusaha Pemula itu selesai, dan buku tersebut terbit pada Juni 2013.

Buku kedua tersebut dipasarkan secara pre-order melalui media sosial dan jaringan pertemanan sesama entrepreneur. Insting penjualan yang bertumbuh sejak lama dan pengalamannya yang alhi dalam bidang berbisnis membuat dia berhasil mendatangkan pembeli melalui pre-order.

“Uang dari pre-order buku itu saya gunakan untuk membiayai percetakan. Alhamdulillah, buku tersebut bisa cetak ulang sampai empat kali dan terjual lebih dari 10 ribu eksemplar” Jelas Dewa.

Dari situ nama Kang Dewa semakin dikenal luas. Dia sering mengisi berbagai seminar dan workshop di berbagai kota di Indonesia.

Selain menulis, Dewa juga membuka perusahaan  penerbitan di Bandung. “Melalui penerbitan yang saya bangun itu, saya ingin membuka peluang bisnis bagi anak muda dengan memanfaatkan margin penjualan buku” Ujar Dewa.

Bagi Dewa, penjualan buku di toko mayor marginnya sangat tinggi. Dari sanalah Dewa melihat bagus untuk peluang bagi sejumlah anak muda. Dengan cara, setiap buku yang diterbitkan melalui perusahaan Dewa akan dijual dengan sistem reseller, bukan melalui toko buku mayor.

“Banyak loh reseller buku-buku saya yang bisa mendapatkan penghasilan hingga puluhan juta” kata Dewa.

Keberhasilannya dalam bidang personal branding melalui buku-buku miliknya tersebut, kini Dewa mulai dilirik sebagai business coach. Dia bermodal sertifikasi di sebuah lembaga di Jakarta agar dapat menjadi konsultan bisnis.

Ada beberapa usaha dari sisi marketing yang dia bina, terutama dalam bisnis kecil, UKM (usaha kecil menengah). “Alhamdulillah, banyak yang omzetnya naik setelah coaching” ujar Dewa. Salah satu kliennya yang diklaim cukup berhasil adalah restoran mi yang berada di Jalan Progo, Surabaya.

“Saya ingin bagaimana berbisnis yang bisa mengedukasi dan membawa manfaat untuk orang lain.” ujar Dewa.

Dewa sadar dan mengakui dia tidak bisa menjadi guru sesuai dengan mata jurusan kuliahnya, tapi dia membuktikan masih bisa menebar ilmu yang bermanfaat kepada banyak orang.

Itulah kisah dan sedikit profil dari pembisnis muda yang kerap dipanggil Kang Dewa. Semoga bermanfaat …

Salam dan Terimakasih! 🙂

2 thoughts on “Belajar dari Kang Dewa – Pengusaha Muda yang Pernah Ditipu dan Kehilangan Rp 7,7 Miliar”

  1. Selamat Sore. Dari Google saya bsa ke blog ini, ternjyata isinya sangat menarik dan banyak tulisan yang
    sangat banyak manfaatnya untuk saya. Minta izin memfollow dan share beberapa postingan kke social media saya ya sekaligus biar blog ini tambah banyak pembacanya.
    Semoga di tambah tulisan baru terus ya blognya.Salam Hangat

Leave a Comment