Pengertian dan Contoh Paragraf Narasi

Contoh Paragraf Narasi – Halo semuanya, selamat datang di ceritaihsan.com. Kali ini kita akan membahas tentang pengertian dan contoh paragraf narasi. Sebetulnya ada banyak jenis paragraf. Kalian bisa mengunjungi artikel yang lainya di sini untuk mengetahui jenis-jenis paragraf tersebut. Tapi kali ini kita akan membahas tentang paragraf narasi. Langsung saja kita lihat apa itu paragraf narasi ..

Biar tambah berkah, jangan lupa baca basmallah dulu sebelum membaca..
Bismillahirromanirrohim..

Pengertian Paragraf Narasi

Paragraf narasi adalah suatu paragraf yang isi kalimatnya berupa tentang penjelasan suatu hal, dengan cara menceritakan suatu kejadian secara detail dalam runtutan waktu tertentu. Entah itu menjelaskan seseorang, tempat, waktu dan lain sebagainya.

contoh paragraf narasi
pexels.com

Pargraf narasi biasanya sering dijumpai pada cerpen atau novel. Karena paragraf ini menggambarkan suatu kejadian atau tempat tertentu yang mana pembaca tidak ada disana, sehingga paragraf ini mendiskripsikan sesuatu itu dengan mencerikan hal tersebut.

Salah satu tujuan paragraf narasi adalah supaya pembaca paham bagaimana kejadian di tempat tersebut seolah-olah pembaca melihatnya sendiri.

Paragraf narasi juga tidak terpatok dengan kejadian dan tempat yang ada di dunia nyata. Bisa saja paragraf yang dijelaskan hanyalah imajinasi dari penulisnya sendiri. Jadi paragraf nasari mencangkup dari kategori fiksi dan non fiksi.

Agar kalian lebih jelas bagaimana paragraf narasi itu bagaimana, maka langsung saja saya akan kasih beberapa contoh dari pargraf narasi. Semoga kamu lebih memahami apa yang dimaksud dengan paragraf ini.

Contoh Paragraf Narasi

Berikut adalah beberapa contoh dari paragraf narasi :

Contoh paragraf narasi tentang sekolahan

 Taman Sekolah

contoh paragraf narasi
binaciptacendekia.com

“Jam menunjukkan pukul sembilan tepat. Waktunya untuk istirahat bagi kami anak SD Al-Huda Sedayulawas. Aku senang sekali dengan waktu istirahat. Setiap waktu istirahat tiba, aku selalu datang ke taman sekolahan yang tidak jauh dari kantin. Banyak bunga yang bermekaran disana, tempat duduk yang nyaman, wangi bunga yang harum dan banyak lagi keindahan di taman itu. Semua anak suka dengan taman itu. Tak jarang juga di jumpai anak makan bekal yang mereka bawa di sekitar taman tersebut.

Tempatnya begitu teduh, karena ada pohon cukup besar di tengah-tengah taman itu. Sehingga kita dapat naungan tanpa takut terkena panasnya matahari. Setelah jam istirahat selasai, para murit kembali ke kelas kami masing-masing.”

Baca juga : Awal Mula Sejarah Batik Indonesia dan Perkembangannya

Contoh paragraf narasi tentang rumah

 Rumah

contoh paragraf narasi
rumah.hargapusat.info

“Andi langsung merebahkan badanya ke tempat tidur tanpa melepas seragam sekolahnya. Dia juga tidak sempat untuk merapikan sajadah yang baru saja dipakai untuk sholat asar. Kamarnya sangat berantakan. Tas berada di samping bantal, buku tulisnya kececeran di sana-sini, bulbennya juga tidak pada tempatnya. Padahal sudah ada wadah yang disediakan dalam kamar tersebut, dan beberapa bajunya juga ada yang jatuh di lantai. Mungkin dia sangat lelah seharian ini. Tidurnya juga dengan tengkurap dan kedua tangannya di atas kepala. Dengan wajah yang dimerengkan kekanan, mulutnya terbuka sambil mendengkur pelan.”

Contoh paragraf narasi tentang ulang tahun

Hadiah Ulang Tahun

contoh paragraf narasi
satujam.com

“Hari ini adalah hari yang tak akan dilupakan oleh Della. Anak kecil yang baru saja berumur 8 tahun itu menangis sejadi-jadinya. Ibunya memeluknya dengan erat, karena hari ini adalah hari ulang anaknya, Della. Tangis harunya tak henti-hentinya, terus bercucuran sampai sekitar beberapa menit. Barulah ketika dia disuruh untuk meniupkan lilinnya, bibir dari anak itu  tersenyum bahagia. Ini adalah hadiah yang sangat luar biasa bagi Della. Karena baru kali ini di hari ulang tahunnya, satu keluarga menyiapkan kejutan yang tak pernah dipikirkan anak sekecil itu. Kakek dan neneknya datang, sodara sepupu, paman dan bibinya juga ikut datang. Tepat waktu pulang sekolah dan membuka pintu rumah dia dikagetkan dengan satu keluarga besar tersebut. Karena sebab itulah dia menangis terharu. Hatinya senang sekali karena kedatangan keluarga besarnya. Sejak saat itu, di berfikir, anak pertama tidak selalu sendirian.”

Baca juga : Tips Jitu Membuat Puisi dengan Baik dan Benar bagi Pemula

Contoh paragraf narasi tentang sepeda

Sepeda baru

contoh paragraf narasi
vitalmtb.com

“Pada hari minggu kemaren, aku dibangunkan oleh ayahku pagi-pagi sekali. Awalnya aku tidak tau kenapa ayah membangunkanku sepagi itu. Karena biasanya ayah akan bermalas-malasan ketika hari libur. Begitu juga denganku, aku akan menonton acara kartun kesukaanku. Bahkan acara yang ingin aku tonton pun belum mulai, kenapa ayah saat itu bangunin aku ya? tanyaku kepada diriku sendiri. Setelah bangun, aku baru sadar ternyata  aku dibelikan sepeda gunung. Bukan hanya satu, tapi dua sekaligus. Tapi ternyata yang satunya milik ayahku, hehe. Langsung ketika itu aku diajak untuk bersepedahan mengelilingi kota. Mencari udara segar dan sambil berolahraga. Aku senang sekali. Dia sengaja membelinya pada malam hari, agar aku tidak tau. Lalu dijadikan suprise untukku. Terimakasih ayah.”

Contoh paragraf narasi tentang tanggal merah

Tanggal Merah

contoh paragraf narasi
sabekasi.com

“Ibu tiba-tiba berteriak dekat telingaku sambil menggoyang tubuhku dengan kencang. Aku menatapnya sekilas dengan rasa kantuk yang berat masih melekat di pelupuk mataku. Sekilas aku melihat jam menjukkan pukul 7.00 kurang sepuluh menit. Aku bergegas mandi dengan kecepatan mobil balap tercepat yang ada di dunia. Dandan dengan ala kadarnya, merangkul tas dan meninggalkan sarapan yang telah disediakan ibuku. Mengambil sepeda yang ada teras depan rumah dan langsung tancap gas menuju sekolahan.

Hari ini di jam pertama adalah pelajaran Matematika. Pelajaran terseram sepanjang masa dan dipegang oleh guru terkejam yang ada di sekolahan. Aku tidak ingin telat, bisa jadi apa aku kalau telat pada pelajaran tersebut.

Sepintas aku melihat jam yang ada di tangan kananku. Masih ada waktu 3 menit untuk masuk. Dan sekolahan sudah tidak jauh lagi. Setelah aku sampai di sana, aku lihat sekeliling sekolah, kenapa kok sepi sekali ya. Padahal ini sudah waktunya jam masuk kelas. Aku lihat lagi di jam tanganku, ternyata hari ini adalah tanngal 25 Desember. Aku baru ingat kalau hari ini adalah tanggal merah.”

Contoh paragraf narasi tentang upacara

Upacara Pagi

contoh paragraf narasi
madinggalasta.blogspot.co.id

“Pada saat upacara senin pagi, kami seluruh anak SMP Abdi Negara berkumpul di lapangan. Pagi itu matahari sangat terik. Karena kami memulai upacara pagi dari jam 7.00 sampai jam 9.30. Banyak yang disampaikan oleh kepala sekolah kepada kita. Karena kami hendak lulus dari bangku SMP dan akan menuju ke jenjang selanjutnya. Lelahnya upacara membuat kami yang kehausan langsung pergi ke kantin untuk membeli minuman. Kami duduk di teras kantin dan membili suatu minuman. Setelah kami puas dan rasa haus hilang, kami kembali ke kelas.”

Baca juga : 200+ Pantun Cinta, Jenaka, Nasehat, Islami dan Sebagainya

Contoh paragraf narasi tentang polisi tidur

Polisi Tidur

contoh paragraf narasi
hipwee.com

“Doni dan Toni sedang naik motor menuju pasar. Mereka berdua hendak mebeli mie sedap goreng untuk dimakan bersama. Di tengah jalan mereka melihat ada polisi tidur di jalan. Doni yang sedang digonceng oleh Toni awalnya tidak memperhatikan omongan Toni. Inikan jalanan, ya jelas ada lah yang namanya polisi tidur. Tapi Doni bilang lagi sambil menepuk-nepuk bahu temanya sambil bilang, “noh lihat sendiri”. Ternyata benar ada polisi sedang tiduran di pinggir jalan.”

Contoh paragraf narasi tentang batrey habis

Batrey Habis

contoh paragraf narasi
blog.livedoor.jp

” Aku melihat asiknya Miqdad bermain hp dari sejak jam 7.00 sampai jam 10.00 pagi. Bermain game adalah hal yang biasa dilakukan anak itu pada waktu pagi. Dia suka sekali bermain game online yang bernama Mobile Legend. Kalau lagi menang, dia seperti orang gila, karena saking senangnya sampai kegirangan. Tapi pagi ini aku mendapati dia sedang sedih banget. Katanya, gara-gara batrey habis dia jadi turun pangkatnya. haha. Aku ketawa sendiri melihat teman yang satu itu.”

Contoh paragraf narasi tentang makanan

Rebutan Makanan

contoh paragraf narasi
dhillatm.blogspot.co.id

“Malam hari ayah datang dengan membawa kresek putih berlebel Indomaret. Ternyata malam itu ayah membawa banyak dari jajanan kripik dan beberpa minuman dingin. Aku menghampiri ayahku dan hendak mengambil kripik kentang yang dibawa ayah. Tapi seketika sambaran dari tangan kakakku mendahului aku. Aku pun tak terima, seraya merengek karena jajan kripik dengan rasa ayam kesukaanku cuma ada satu saat itu. Kakakku juga inginkan kripik itu, akhirnya pertengkaran adu mulut antara aku dan kakakku terjadi beberapa menit. Sampai ayah yang menentukan dan memisahkan kita, bahwa kita harus berbagi dan dimakan sama-sama.”

Baca juga : 21+ Cerita lucu Dewasa yang Kocak dan Bikin Ngakak

Contoh paragraf narasi tentang fiksi raksasa kembar

Raksasa Kembar

contoh paragraf narasi
youtube.com

“Pada zaman dahulu hiduplah dua raksasa kembar. Mereka adalah satu sodara yang hidup di Goa Menjuluk Desa Sedayulawas.

Konon dikatakan desa tersebut belum ada namanya saat itu. Hanya ada dua manusia, yang mereka adalah sepasang kekasih. Mereka memang menjelajah ke sepenjuru pisisir dan didapatilah goa tersebut yang di tinggali oleh dua raksasa kembar.

Keseharian raksasa itu hanyalah tidur dan makan. Mereka bisa menghabiskan waktu seharian hanya dengan tidur. Pada malam hari, mereka berburu mencari makanan di dalam hutan berantara.

Sampai mereka beradu dengan berlomba untuk menang sendiri menyatakan bahwa hewan buruan mereka paling besar dari miliknya. Mereka tidak masalah dengan kedatangan manusia di sana.

Karena manusia jugalah mereka bertengkar. Dengan cara para manusia itu menjadi juri siapa yang paling besar dari hewan buruan mereka.

Tapi hewan buruan keduanya sama besar dan manusia itu juga tidak bisa menentukan siapa yang jadi juaranya.

Akhirnya karena ingin merebut gelar tersebut, mereka saling bertengkar. Pertengkaran yang sangat lama, tidak sehari-duahari, seminggu-duaminggu, sebulan-duabulan, tapi puluhan tahun mereka bertengkar tanpa hentinya. Mereka berhenti hanya ketika waktu makan dan istirahat. Setelah itu mereka bertengkar lagi.

Hingga diantara kedua raksasa tersebut mati. Dan mereka menjadi batu besar yang ditumbuhi berbagai tanaman. Dari situlah gunung yang ada di Desa Sedayulawas bernama Gunung Menjuluk dan Gunung Kendil. Kedua nama itu di dapat dari nama raksasa kembar tersebut. Dan nama Desa Sedayu diambil dari nama putri Sedayu yang pernah berjumpa dengan ke dua raksasa itu.

Contoh paragraf narasi tentang fiksi buaya

Buaya yang Bilang “aku suka sayuran”

contoh paragraf narasi
blessingsathome-ashley.blogspot.co.id

“Di hutan yang lebat, di tepi rawa hiduplah seekor buaya kurus panjang dengan ekor yang tersabit di ujungnya. Dia sedang berjemur di sekitar rawa tersebut. Berharap ada mangsa yang datang kepadanya sehingga dia bisa makan.

Sudah satu pekan dia tidak makan sama sekali. Dia sudah tidak bisa menahan rasa laparnya untuk waktu yang lama lagi. Sudah terlalu lama dia tidak makan. Karena bosan berjemur, akhirnya dia membasahi tubuhnya dengan air rawa yang dia tinggali.

Tidak lama kemudia datanglah seekor kambing ke hadapannya. Rejeki nomplok katanya. Dia mendekat kepada kambing tersebut lalu melombat mengejutkan si kambing. Tapi kambing itu juga refleks melompat lebih tinggi sehingga tidak terkena gigitan si buaya.”

Bicaralah kambing : “kenapa kau ingin memakanku? aku kan hanya ingin menumpang minum, sungguh aku sangat kehausan”

buaya : “aku lapar, aku ingin sesuatu yang bisa dimakan, dan kau adalah makananku.”

kambing : “matilah aku kalau kau makan, tapi aku juga akan mati kalau tidak minum, sudah dua minggu aku tidak minum, aduh aku bingung”

buaya : “haaa.. marilah sini aku makan kamu saja, supaya dagingmu tidak sia-sia.”

kambing : “ish.. ish.., Tak bisa kah kau tidak makan daging? seandainya kau bisa makan sayur-sayuran, aku akan ambilkan untukmu, tapi dengan syarat aku boleh minum di tempatmu”

buaya tersebut berfikir sejanak

buaya : “haah, bolehlah, sini ambilkan aku makananmu, yang penting ada yang bisa aku makan.

Kambing tersebut pergi menjauh dari buaya itu. Setelah beberapa saat, kambing itu kembali dengan membawa sayur-sayuran yang segar dan banyak terikat dimulutnya.

kambing : “ini aku bawakan sayuran terbaik yang aku punya, jadi bolehkan aku minum di tempatmu?”

buaya : “ahh.. baiklah silakan minum sepuasmu”

Kambing tersebut dibolehkan minum oleh buaya, dan buaya mencoba memakan apa yang diberikan oleh si kambing. Karena dia sudah berjanji, maka dia tak akan mengingkarinya.

Tapi buaya tersebut tidak doyan apa yang diberikan oleh kambing tersebut. Dia butuh daging untuk memenuhi rasa laparnya. Daun-daun seperti ini tak akan bisa mengenyangkannya.

Akhirnya buaya itu berfikir sejenak.

buaya :”hey kambing.”

kambing : “ya, ada apa buaya?”

buaya : “kau makan sayur-sayuran ini juga kan?”

kambing : “iya betul. kenapaa.., … aaa.. a.. aa..”

Seketika itu kaki kambing sudah berada dicengkraman mulut buaya.

kambing : ” kenapa kau melakukan ini, bukankah kau sudah berjanji hanya akan memakan sayuran yang ku beri?”

buaya : “aku tidak berbohong. Aku hanya ingin sayuran yang ada di dalam tubuhmu.” sambil tertawa wujut kemenangan

Akhirnya buaya tersebut makan dengan kenyang karena kelicikannya, sembari berkata ” aku suka makan sayuran. ha.. ha..”

 

Itulah beberapa contoh paragraf narasi yang bisa dibuat bahan untuk pembelajaran bagi kalian semua. Kalian bisa membuka jenis paragraf agar kalian tau lebih lengkap tentang semua paragraf. Semoga kalian dapat mengambil manfaat dari membaca artikel di atas. Jangan lupa selalu kunjungi web kami karena sebisa mungkin akan ada info-info menarik yang update setiap harinya, di ceritaihsan.com.

Udah gitu aja,
Salam dan Terimakasih! 🙂

Leave a Comment