Keindahan dan Tantangan yang Ditawarkan Oleh Gunung Semeru

Halo semuanya, selamat datang di ceritaihsan.com. Kali ini penulis akan berbagi cerita mengenai gunung yang wajib kalian coba jelajahi di daerah Malang. Yupsz, Gunung Semeru. Bagaimana dan apa saja yang harus diperhatikan saat melakukan pendakian di gunung ini?, langsung saja berikut ulasannya.

Bagi kalian yang suka dengan menjelajahi area luas, maupun memiliki jiwa petualangan, pastilah kalian tidak asing dengan gunung-gunung yang ada di Indonesia. Apalagi kalian adalah anak gunung, yang sering sekali naik gunung di berbagai tempat di Indonesia.

Nah ada gunung yang musti kalian coba daki, jika kalian mengaku sebagai anak gunung, Semeru.

Gunung yang satu ini adalah gunung yang harus kalian coba minimal sekali dalam seumur hidup, jika kalian mengaku anak pendakian. Belum bisa disebut anak gunung jika kalian belum pernah mendaki gunung yang satu ini.

Kenapa harus Semeru?

Jika kalian tahu, Semeru sudah umum disebut sebagai gunung tertinggi di pulau Jawa. Maka dari itu, jika kalian bisa menaklukan gunung yang satu ini, kalian pasti sedikit lebih terlihat keren. hehe, Sebab kalian sudah pernah berdiri dipunjak tertinggi tanah Jawa.

Ditambah lagi, puncak Mahamerunya yang tidak bisa di taklukan dengan mudah yang  membuat semua sudah pada ngeri untuk mencoba menaklukan gunung yang satu ini. Tapi beda lagi dengan anak gunung, mereka akan menganggapnya sebagai sebuah tantangan.

Cukup beranikah anda?

Keindahan dan Tantangan Saat Mendaki Gunung Semeru

Berikut ini yang kalian harus sedikit banyak perhatikan sebelum memutuskan untuk mendaki Gunung Semeru.

Ranukumbolo

Sedikit mengenai Semeru, Gunung Semeru menawarkan berbagai keindahan yang tidak ada di gunung lainnya. Misalnya seperti yang banyak orang tahu ini, tentang Ranukumbolo.

Ranukumbolo adalah danau yang indah banget untuk dipandang dan dinikmati suasananya. Banyak pendaki juga hanya ingin pergi ke Gunung Semeru hanya ingin menghabisakan waktunya di sekitaran danau Ranukumbolo.

Percaya deh, kalian yang hanya tahu dari foto belaka, beda dengan memandangnya secara langsung ditempat.

Tanjakan Cinta

Di Gunung Semeru juga terdapat bukit yang bernama Tanjakan Cinta. Kalian pasti sering dengar tentang hal ini kan. Yaitu jalur yang melewati diantara bukit dan jika dilihat dari kejauhan akan membentuk seperti lambang love.

Keindahan yang ditawarkan dari bukit ini adalah, jika kalian mendakinya dan berada lebih tinggi dari jalur awal kaki bukit, maka kalian akan mendapati pemandangan yang super, super indah dari danau yang ada dibawah, yaitu danau Ranukumbolo.

Kali Mati

Kali Mati adalah post terahir saat kita ingin mendaki puncak Mahameru. Ohh ya, apa ada yang kebingungan apa bedanya Gunung Semeru dengan Mahameru?

Ya dah saya kasih tahu bagi kalian yang belum mengenal istilah Mahameru. Jika Gunung Semeru adalah gunung yang ingin kita daki yang meliputi berbagai tempat spot yang penulis sebutkan diatas, dan salah satunya adalah Mahameru.

Mahameru itu adalah sebutan nama dari puncak Gunung Semeru. Kaki gunung puncak Mahameru ialah mulai dari kali mati, sampai dengan puncak teratas gunung. Udah paham?

Nah jika kalian berada dikali mati, kalian pasti sudah disuruh untuk berhendi oleh tim kalian. Karena kalian akan menginap plus mulai memuncak saat malam hari, di kali mati.

Masalahnya saat kalian sudah berada di kali mati, kalian pasti cukup banyak kehabisan bekal. Karena disinilah post terahir dan juga pastinya sudah banyak sekali yang bahan makanan yang terkuras saat perjalanan.

Ada sumber air saat di kali mati. Namun untuk mendapatkan sumber air ini, kalian harus berjalan cukup jauh menulusuri kali mati ini. Nanti kalian akan menemukan satu-satunya sumber air yang ada di kali mati. Disitulah para pendaki Gunung Semeru mendapatkan air.

Keindahan yang ditawarkan saat dikali mati adalah, kalian bisa berfoto dan berpose ria dibawah kaki gunung Mahameru. Disana sudah terlihat jelas dan indah banget untuk mendapatkan foto, sebab background dibelakang adalah puncak Mahameru.

Perjalanan Ke Puncak Mahameru

Untuk kalian yang ingin menikmati matahari pagi dari puncak Mahameru, perhatikan baik-baik hal ini. Karena hal inilah yang menentukan apakah kalian bisa mendapatkan pesona alam matahari pagi puncak tertinggi jawa, atau bahkan malah kecewa karena tidak mendapatkannya. Lebih lengkapnya bisa baca panduan dari penulis lain.

Mulai memuncak

Sudah biasa, jika ingin memuncak Mahameru para pendaki harus bangun tengah malam dan melakukan pendakian. Bayangin sendiri bagaimana rasanya.

Saat kita lelah-lelahnya telah melakukan pendakian sampai kali mati, kita dipakasa untuk bangun tengah malam dan memulai pendakian, jika kita ingin pergi ke puncak Mahameru.

Alasan kenapa kita harus mendaki tengah malam adalah, karena kita diwajibkan turun dan sudah harus ada dibawah, kisaran jam delapan pagi. Karena racun belerang dari gunung yang memaksa para pendakian harus turun dari puncak gunung.

Bekal yang dibawa

Kita tidak boleh membawa bekal sama sekali kecuali hal-hal yang ringan. Disarankanpun tidak membawa tas yang terlalu besar. Cukup hanya untuk wadah minum dan beberapa makanan ringan. Toh juga kita tidak lama-lama saat dipuncak semeru.

Rute Perjalan Menuju Puncak

Hal yang satu ini harus benar-benar kalian perhatikan. Jika kalian belum pernah sama sekali mencapai puncak Mahameru, maka jangan coba-coba untuk pergi mendaki sendirian. Cobalah ikut pendaki lain agar kalian tidak tersesat.

Bahayanya karena rute perjalanan kaki Gunung Mahameru adalah melewati hutan yang bidangnya tanjakan. Miring dan gelap, karena perjalannnya tengah malam. Maka dari itu sangat bahaya jika nekat untuk pergi sendirian tanpa pengalaman sama sekali.

Kondisi Tubuh

Dikala malam, jalur puncak Mahameru akan menjadi sangat ganas bagi kalian yang pemula dan  tidak tau bahaya yang akan mengancam. Suhu akan sangat dingin disaat kalian pada posisi ini. Malam hari cukup mengancam nyawa jika kalian tidak waspada.

Kalian tidak boleh berhenti lama saat diposisi ini. Karena jika kalian benari sekali-kalinya berhenti cukup lama, maka dihawatirkannya hipotermia akan menjangkit kalian seketika. Dan kalian tahu sendiri bagaimana kelanjutan jika kalian terkena penyakit gunung ini, disituasi ini.

Sensasi Mendaki Mahameru

Percaya gak percaya, jika kalian sudah menapakan kaki dijalur Mahameru, mungkin kalian pengen segera pulang langsung dan menyelesaikan pendakian gunung ini.

Karena jalur pendakian Mahameru adalah pasir, yang mana saat kalian melangkah 3 tapak, maka pasir tersebut akan membawa kita 1 tapak kebawah dengan sendirinya. Dan begitu seterusnya sampai menuju puncak.

Berat dan penuh rintangan. Belum lagi batu yang tak jarang berjatuhan dari atas. Jika pendaki yang atas itu salah menapak sedikit saja, maka batu akan terjun bebas dan tanpa salah bisa menghantam pendaki dibawah. Hal ini cukup sering terjadi kepada sebagian pendaki Semeru.

Namun juga sebaliknya. Saat kalian turun dari Puncak Mahameru, itu akan sangat terasa mudah sekali. Sebab pasir, dan tanpa tenagapun kalian bisa langsung turun dari atas.

Untuk pemula, biasanya akan sampai dipuncak kurang lebih 6-7 jam dari kaki Puncak Mahameru. Dan untuk yang sudah ahli bisa 4-5 jam.

Nah seperti itulah Gunung Semeru. Seru dan menantang.

Jika kalian tidak kuat untuk mendaki gunung yang satu ini, mungkin kalian bisa cari gunung lain yang lebih mudah dan asik untuk dikunjungi contohnya seperti Gunung Bromo. Banyak turis-turis luar negeri berkunjung ke gunung tersebut.

Kalau boleh untuk memberi saran, coba kalian lihat deh untuk paket tour bromo. Bisa juga yang sedang berwisata lihat paket wisata bromo. Dan juga yang hanya ingin jalan-jalan, bisa lihat bromo tour.

Nah mungkin cukup itu dulu kali ini. Semoga bermanfaat

Sekian,

Salam dan Terimakasih! 🙂

1 thought on “Keindahan dan Tantangan yang Ditawarkan Oleh Gunung Semeru

Leave a Comment