Perbedaan Kalimat Fakta dan Opini beserta 20 Contohnya

Perbedaan Kalimat Fakta dan Opini – Halo semuanya, selamat datang di ceritaihsan.com. Kali ini kita akan membahas tentang pengertian dan perbedaan kalimat fakta dan opini. Pastinya kalian sudah tau tentang dua kalimat tersebut, tapi lebih baiknya jika kalian baca-baca lagi biar lebih tau apa perbedaan dari kedua kalimat tersebut. Langsung saja ..

Biar tambah berkah, jangan lupa baca basmallah dulu sebelum membaca..
Bismillahirromanirrohim..

Pengertian Fakta dan Opini

perbedaan kalimat fakta dan opini
informasibelajar.com

Perbedaan kalimat fakta dan opini – Sebelum membahas lebih lanjut, perlu diketahui terlebih dahulu apa pengertian fakta dan opini. Karena kadang sempat kebingungan membedakan dari kedua kalimat ini.

Jika kalian sudah tau tentang sebuah fakta dan opini, maka itu sudah menjadi dasar untuk mengetahui perbedaan antara kalimat fakta atau bukan, kalimat tersebut sebuah opini apa bukan.

Karena dari pemahan yang mendalam, maka kamu bisa dengan mudah menilai sebuah kalimat tersebut. Maka dari itu penjelasan mendasar mengenai fakta dan opini ini harus kamu pahami terlebih dahulu.

  • Fakta

Fakta adalah suatu kejadian yang diambil dari kejadian nyata atau faktual dan tidak mengada-ada yang pernah dilihat oleh manusia, dan bisa dibuktikan dengan penilitian secara ilmiah. Secara garis besar fakta juga bisa diartikan pengamatan secara objektif yang dapat dibuktikan kebenarannya.

  • Opini

Opini adalah sebuah ide, pikiran, pendapat dari seseorang yang belum jelas kebenarannya dan tidak bersifat objektif. Opini sendiri bisa diartikan sebuah pemikiran dari seseorang tentang suatu hal atau informasi.

Misalnya saja ada informasi yang menjelaskan tentang kambing, ada salah seorang mengatakan bahwa kambing itu suka makanan yang manis.

Hal seperti itu berarti masih bersifat opini, dan jika apabila dilakukan riset mendalam tentang kambing tersebut, lalu jawaban dari para ahli mengatakan bahwa kambing suka makanan yang manis, maka informasi tersebut menjadi sebuah fakta.

Nah, kita bisa menyimpulkan dari penjelasan di atas bahwa fakta adalah suatu kejadian yang sudah pernah terjadi (lampau) dan benar adanya dengan bukti dan riset.

Sedangkan opini adalah sebuah gagasan yang belum jelas kebenarannya yang akan menjadi fakta (bila dilakukan penelitian dan hal tersebut benar) atau akan selalu jadi opini serta mitos-mitos yang tidak akan ditemukan kebenarannya.

Perbedaan Fakta dan Opini

perbedaan fakta dan opini
pexels.com

Sepertinya cukup mudah untuk membedakan apakah itu sebuah fakta ataukah sebuah opini. Dengan mengetahui berbagai ciri-ciri dari fakta dan opini maka kamu dapat dengan mudah membedakan apakah itu sebuah fakta ataupun opini. Disini penulis akan memberikan ciri-ciri dari fakta dan opini, agar lebih memudahkan kalian membedakannya.

Dari ciri-ciri ini kalian bisa gunakan sebagai reverensi dan patokan untuk menentukan sebuah kalimat maupun berita tersebut apakah termasuk sebuah fakta, ataukah opini. Yaitu dengan membaca kalimat tersebut lalu lihat, dari sepemahamanmu, apakah ada yang masuk dari ciri-ciri sebuah kalimat.

Nah apa saja ciri-ciri tersebut. Berikut ulasannya.

Ciri-ciri fakta :

  1. Suatu kejadian yang nyata dan telah teruji, serta bisa dibuktikan kebenarannya.
  2. Memiliki sifat objektif.
  3. Terdapat data yang akurat dan faktual.
  4. Pembuktiannya mampu dilihat banyak orang, bukan hanya suatu golongan.

Ciri-ciri opini :

  1. Suatu hal yang kebenarannya masih dipertanyakan, dan belum teruji secara pasti.
  2. Memiliki sifat subyektif.
  3. Tidak terdapat data untuk membenarkan pendapatnya.
  4. Merupakan suatu peristiwa yang belum terjadi atau benar-benar tidak akan terjadi, jika itu adalah masa lampau. Karena masih merupakan pendapat dari perorangan.

Baca juga : 1000+ Kata Kata Bijak Motivasi Bahasa Inggris yang Keren Kekinian dan Artinya

Cara Mudah Mengetahui Perbedaan Kalimat Fakta dan Opini

mengetahui perbedaan fakta dan opini
pexels.com

Seharusnya dari penjabaran di atas kalian sudah bisa mengetahui perbedaan kalimat fakta dan opini. Tapi bagi yang masih kurang jelas maka penulis akan menjelaskan lebih lanjut.

Simpel sebetulnya,

Coba kamu baca terlebih dahulu sebuah kalimat atau paragraf lalu kamu pahami isi dari paragraf tersebut, bila itu sebuah fakta maka akan termasuk kedalam paragraf argumentasi, dan jika tidak, maka itu adalah sebuah opini.

Seperti ciri-ciri di atas, kamu dapat mengidentifikasi suatu kalimat ataupun paragraf dengan melihat cirinya, apakah kalimat tersebut termasuk kedalam kalimat fakta, ataukah opini.

Kamu cukup mendalami ciri dari satu kalimat saja. Misalnya dari ciri-ciri kalimat fakta, kamu sudah tau betul bagaimana kalimat fakta itu, maka bila ada kejadian atau kamu bertemu dengan suatu kalimat atau paragraf, kamu bisa menilainya secara otomatis.

Misal,

Kamu sudah tau dalam paragraf atau kalimat tersebut tidak terdapat ciri-ciri yang menunjukkan sebuah kalimat fakta, maka kita bisa langsung mengartikan bahwa itu adalah sebuah opini.

Tinggal gitu aja, mudah kan.

Mungkin kamu bisa perbanyak membaca, dengan kamu membaca segala hal kamu akan banyak menjumpai kalimat-kalimat yang serupa. Dari situ kita nilai apakah dalam satu kalimat tersebut atau paragraf itu termasuk sebuah fakta atau opini.

Kamu juga bisa minta bantuan teman atau kakakmu sebagai menilai jawabanmu. Bisa juga langsung tanyakan kepada guru yang ada di sekolahmu, dengan begitu kamu akan sangat terbantu karena akan semakin tau tentang perbedaannya.

Baiklah,

Bagi kamu yang masih kurang informasi tentang perbedaan kalimat fakta dan opini, penulis akan memberikan contoh kepada kalian.

contoh kalimat fakta dan opini
pexels.com

Contoh kalimat fakta :

  1. Sapi merupakan hewan pemakan rumput.
  2. Kayu mudah terbakar apabila bersentuhan dengan api.
  3. Wanita cantik itu memiliki kulit yang putih.
  4. Nasi adalah makanan pokok masyarakat indonesia.
  5. Jakarta adalah ibukota negara Indonesia.
  6. Singa adalah hewan karnivora.
  7. Satu hari ada 24 jam.
  8. Asma adalah seorang penulis terkenal.
  9. Novel Laskar Pelangi adalah sebuah buku karangan Andrea Hirata.
  10. Kampus ITS terletak di Surabaya

Contoh Kalimat Opini :

  1. Orang yang kurus pasti dia jarang makan.
  2. Langit akan turun hujan hari ini, karena sudah mendung.
  3. Laki-laki lebih pintar dari perempuan.
  4. Matematika adalah pelajaran yang mudah.
  5. Wanita tidak menyukai lelaki yang tidak memiliki jenggot.
  6. Lelaki itu akan lebih ganteng apabila memakai sorban.
  7. Kucing adalah binatang yang palaing menyebalkan.
  8. Kiamat akan segera terjadi pada tahun 2019.
  9. Pohon itu akan rubuh bila diterka angin kencang.
  10. Semua militer angkatan laut lebih kuat dari pada angkatan darat.

Baca juga : 60+ Kata Kata Tere Liye Indah dan Menyejukkan | Bijak, Nasehat, Mutiara

Kesimpulan Antara Perbedaan Kalimat Fakta dan Opini

kesimpulan antara fakta dan opini
pexels.com

Kesimpulanya adalah teman-teman, kalian harus lebih tahu perbedaan kaliamat fakta dan opini dari banyak-banyak membaca. Dengarkan guru bahasa yang ada disekolahan dengan sebaik-baiknya.

Jika dengan belajar di dalam kelas belum juga paham, maka usahakan di luar kelas kamu paham. Caranya dengan menanyakan kembali pelajaran yang sudah disampaikan.

Bila tidak sempat menjumpai guru atau pengajar, kamu bisa tanyakan kepada kakak kelas maupun kakak yang ada di rumah, yang mana bisa menambah kepemahamanmu tentang kalimat fakta dan opini.

Kamu juga bisa buat contoh kalimat untuk membuktikan apakah kamu sudah bernar ataukah masih belum.

Cara membuatnya sendiri kamu bisa contoh seperti kalimat-kalimat di atas. Lalu minta koreksi dan pendapat tentang apa yang kamu tuliskan

 

Demikian sekilas pembahasan mengenai perbedaan kalimat fakta dan opini. Semoga bisa membantu kamu dalam menjawab soal dan unek-unek yang ada. Jangan lupa selalu kunjungi web kami karena sebisa mungkin akan ada info-info menarik yang update setiap harinya, di ceritaihsan.com.

Dah gitu aja,
Salam dan Terimakasih! 🙂

1 thought on “Perbedaan Kalimat Fakta dan Opini beserta 20 Contohnya”

  1. Wanita cantik itu memiliki kulit yang putih.
    Kalimat itu bukannya opini ya kak
    Terima kasih artikelnya, sangat membantu

Leave a Comment