Awal Mula Sejarah Batik Indonesia dan Perkembangannya

Sejarah Batik – Halo semuanya, selamat datang di ceritaihsan.com. Kali ini kita akan membahas tentang sejarah batik yang ada di Indonesia. Langsung saja kita lihat lihat bagaimana awal mula sejarah batik itu terjadi ..

Biar tambah berkah, jangan lupa baca basmallah dulu sebelum membaca..
Bismillahirromanirrohim..

Sejarah Batik Indonesia dan Perkembangannya

contoh gambar peta indonesia motif batik
indonesiabatikcorner.files.wordpress.com

Sejarah Batik Indonesia awalnya berasal dari peninggalan nenek moyang masyarakat Jawa. Batik ini adalah warisan yang telah dinobatkan oleh UNESCO sebagai salah satu warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan Nonbendawi pada September 2009 lalu. Pengakuan ini dilaksanakan secara resmi pada sidang UNECO di Abu Dhabi.

Kini setiap tanggal 2 Oktober 2009 lalu, telah dikenal sebagai Hari Batik Nasional, yang mana bentuk sebuah ungkapan rasa syukur.

Secara teknik batik Indonesia dinilai sarat simbol, dan budaya yang terkait erat dengan kehidupan masyarakat itu sendiri. Dengan begitu batik yang asli dari Indonesia ini tidak bisa diklaim oleh negara lain. Karena sebelumnya batik pernah diklaim sebagai warisan nenek moyang negara lain.

Batik Indonesia sudah dikenal luas di seluruh penjuru Mancanegara. Bukan hanya terkenal oleh orang-orang Jawa, batik itu sendiri sudah menyebar di semua pulau yang ada di Indonesia.

Baju yang bermotif batik pun bukan lagi hanya di pakai oleh orang Jawa. Sekarang kain batik sendiri telah dianggap pakaian resmi yang cocok untuk dipakai dalam acara apapun. Bahkan bukan hanya orang yang berkebangsawan, anak muda di seluruh Indonesia juga sering menggunakan baju bermotif batik.

Awal Sejarah Batik

sejarah batik
1.bp.blogspot.com

Jika dilihat dari awal sejarah batik adalah bermula sejak abad ke-17 Masehi. Pada saat itu batik masih ditulis dan dilukis hanya pada daun lotar dan papan rumah adat.

Pada motif batik itu sendiri juga masih belum berfariasi. Corak dan motifnya masih dominan dengan bentuk tanaman dan binatang. Para pengerajin batik juga masih tidak terlalu banyak. Saat itu membuat batik hanya digunakan sebagai kesenangan pengerajin sendiri.

Baca juga : Tips Jitu Cara Membuat Puisi yang Baik dan Benar

Perkembangan Batik

ini-gambar-perkembangan-sejarah-batik
beritadaerah.co.id

Pada perkembangannya, sejarah dari batik itu sendiri telah menarik perhatian dari pembesar Kerajaan Majapahit. Pada saat itu juga pembuatan batik telah berkembang. Bahan yang awalnya dari kulit dan sebagainya sekarang berganti menjadi kain putih atau kain yang berwarna terang. Karena dirasa dari kain putih itu sendiri motif yang didapat lebih tahan lama dan bisa digunakan untuk pemanfaatan yang lebih luas.

Motifnya juga bukan hanya berkisar pada hewan dan tumbuhan saja. Tapi sekarang motif-motif seperti motif abstrak, motif candi, motif awan, motif wayang beber dan lain sebagainya, telah digunakan pada zaman itu, yaitu pada saat berdirinya Kerajaan Majapahit.

Dari awal sejarah batik tersebut, akhirnya menyebar luas keseluruh penjuru kerajaan lain. Karena terkenalnya batik tersebut, akhirnya para pembesar dari Kerajaan Mataram, Kerajaan Majapahit, Kerajaan Demak dan kerajaan-kerajaan setelahnya menjadikan batik sebagai simbol budaya.

Tapi pada saat Islam datang dan telah mempengaruhi banyak dari masyarakat, motif batik yang berbentuk binatang sudah ditiadakan. Karena kain batik yang berbentuk binatang dianggap menyalahi syariat Islam. Sehingga motif tersebut sudah dihapus dan ditiadakan. Kecuali bila pembuatannya disamarkan menggunakan lukisan-lukisan lain.

sejarah batik
loop.co.id

Untuk teknik pembuatannya sendiri, pada masa itu hanya ada teknik batik tulis. Para pembatik biasanya masih menggunakan teknik tersebut. Karena masih belum ada teknik yang lainnya. Dan pengerajin batik juga pada masa itu masih sangat sedikit.

Di masa itu juga, pengerajin batik masih menggunakan bahan-bahan alami untuk teknik pewarnaannya. Biasanya bahan yang digunakan untuk mewarnai yang digunakan untuk membatik adalah daun jati tinggi, mengkudu, pohon nila, dan soga. Dan kalau untuk sodanya sendiri, para pembatik masih menggunakan soda abu dan tanah lumpur.

Sejarah batik sendiri awalnya hanya digunakan oleh kaum yang kedudukannya tinggi dan bermartabat. Biasanya pembesar-pembesar kerajaan saja yang memakainya. Hanya terbatas ruang lingkup keraton.

Lambat laun batik itu berkembang, akhirnya masyarakat bawah juga ikut menggunakan batik. Dari sinilah corak batik makin memiliki banyak ragam dan motif. Karena pembuatanya juga sesuai dengan minat dan jiwa seni para pembatik.

Setelah berjalanya waktu yang cukup lama, sejarah batik berubah karena adanya berkembangan teknologi. Teknik batik yang dulunya hanya menggunakan batik tulis, sekarang sudah berkembang menggunakan teknik batik cap dan batik printing. Cara pembuatan seperti ini berkembang setelah usainya perang duniai I  dan masa modernisasi kian menyebar.

Teknik batik cap dan printing sendiri dianggap teknik yang sangat efisien. Karena tidak membutuhkan banyak waktu untuk membuat sebuah karya batik. Walaupun begitu, kedua teknik tersebut masih kalah dari segi kualitas di mata dunia karena kurang memiliki nilai estetis.

Sejarah batik dari perkembangannya tidak berhenti disitu saja, karena pada masa sekarang, batik bukan hanya dijadikan sebagai corak pakaian saja. Banyak dari pernak-pernik perlengkapan penampilan atau assesoris yang biasa dikenakan masyarakat sekarang seperti sepatu, dasi, tas juga helm, telah memilih batik sebagai motif utama.

Baca juga : Pengertian Tari Seni, Jenis, Unsur, Fungsi dan Contohnya

ini-gambar-tas-bermotif-batik
3.bp.blogspot.com

Bahkan baju-baju kedinasan, seragam sekolah, seragam guru dan lain sebagainya menggunakan motif batik sebagai pilihan utama. Karena motif dari batik itu sendiri yang lebih bebas dan memiliki nilai budaya, yang membuat batik itu punya nilai tersendiri dimata masyarakat.

Sejarah Batik Pekalongan

ini-gambar-musium-batik-pekalongan
encrypted-tbn0.gstatic.com

Pekalongan juga memiliki sejarah tentang batik. Menurut para pakar sejarah, batik di Pekalongan sudah ada sejak tahun 1800, meskipun tidak ada data yang pasti. Bahkan ada data yang mengatakan bahwa motif batik sudah ada pada tahun 1802. Data ini didapat dari catatan Deperindag. Contoh motifnya seperti pohon kecil berupa bahan baju.

Sejarah Batik Pekalongan diperkirakan juga mulai menyebar luas setelah perang besar pada tahun 1825-1830. Perang tersebut terjadi di kerajaan Mataram, yang sering disebut dengan Perang Diponegoro atau Perang Jawa.

Sebab terjadinya perang inilah mengharuskan keluarga keraton untuk meninggalkan kerajaan beserta para pengikutnya. Lalu mereka pergi dan menyebar ke arah timur dan barat. Dari sanalah mereka mengembangkan batik tersebut.

Pada wilayah timur, bertempat di daerah Solo dan Yogyakarta para keluarga kerajaan dan pengikutnya mengembangkan batik dan menyempurnakan batik yang telah ada di Mojokerto dan Tulungagung. Dari situ batik menyebar hingga ke daerah Gresik, Surabaya dan Madura.

Sedangkan di wilayah barat, batik berkembang luas di daerah Banyumas, Kebumen, Tegal, Cirebon dan Pekalongan. Karena kerajaan dan pengikutnya yang bermigrasi ke berbagai daerah ini yang membuat batik Pekalongan yang sudah ada sebelumnya semakin berkembang.

Dari sebab itulah, Batik Pekalongan berkembang pesat dari pada batik daerah lain. Di daerah Pekalongan juga batik berkembang sampai ke daerah pesisir pantai. Seperti Pekalongan kota, daerah Buaran, Pekajangan serta Wonopringgo.

Tidak sampai disitu, sejarah batik Pekalongan juga semakin berkembang luas karena adanya perjumpaan masyarakat dengan daerah asing. Seperti dengan bangsa Cina, Belanda, Arab. India, Melayu dan Jepang. Dari situ Batik Pekalongan mulai terjadi perubahan dari segi motif juga warna seni batik.

Mulai dari situ, beberapa jenis motif batik yang terjadi karena pengaruh dari berbagai negara tersebut, dikenal sebagai identitas Batik Pekalongan.

Contoh motif yang berasal dari negara luar adalah Batik Jlamprang. Adanya batik ini kerena terpengatuh dari Negara India dan Arab.

Ada lagi Batik Encim dan Klengenan. Kalau motif batik ini dipengaruhi oleh peranakan Cina.

Batik motif pagi sore karena bangsa Belanda dan Batik Hokaki, adanya disebabkan oleh penduduk Jepang.

Berkembangnya Batik Pekalongan juga terlihat dari teknik membatik itu sendiri. Seperti teknik cetak motif tutup celup dengan menggunakan lilin atau sering yang disebut malam, di atas kain. Hal ini dipengaruhi karena negara lain yang masuk di wilayah Pekalongan.

Batik Pekalongan memiliki khas yang kuat karena ditopang dari banyak pedagang kecil. Jadi pengusaha-pengusaha kecil juga bisa membuat dan melestarikan Batik Pekalongan tersebut.

Bukan hanya pengusaha yang bermodal besar saja yang bisa memproduksi batik Pekalongan tersebut.

Baca juga : Perbedaan Fakta dan Opini 20 Contohnya

ini-gambar-teknik-membatik
encrypted-tbn0.gstatic.com

Sudah puluhan tahun dari masa lampau, Batik Pekalongan sebagian besar dibuat dan dikerjakan di rumah-rumah sendiri. Atau istilahnya home made. Dan itu sampai sekarang masih berlaku.

Dari sebab itulah, Batik Pekalongan sangat kendal dengan kehidupan masyarakat Perkalongan sendiri. Yang kini terbagi dalam dua wilayah administratif, yaitu Kotamadya Pekalongan dan Kabupaten Pekalongan.

Dari seluruh unsur sejarah yang dijalani oleh batik pekalongan tersebut, kita bisa melihat dan menjadikan bahwa batik pekalongan layak untuk dijadikan sebagai sarana berkembangnya Batik Nusantara.

Budaya batik yang tak pernah menyerah dari badai bergantinya zaman dan berputarnya waktu, membuat batik tidak hilang. Sifat batik yang fleksible itu juga yang membuat batik bisa bertahan sampai saat ini.

Sekarang batik sudah menjadi produk unggulan warga pekalongan. Kehidupan masyarakat yang tak pernah lepas dari membuat batik.

Hal tersebut ada juga karena banyaknya industri yang berdiri di daerah Pekalongan, yang memproduksi batik setiap hari.

Karena terkenal dengan batiknya, kota Pekalongan di juluki sebagai Kota Batik. Julukan itu didapat dari tradisi masa lampau yang ada di Pekalongan.

Batik merupakan karya seni budaya yang dikagumi di dunia. Dari batik-batik yang ada, masih tetap saja tidak ada yang bisa menandingi keindahan dari Batik Pekalongan.

Sering juga batik sekarang bisa dijadikan kaos reuni. Harapannya agar lebih kece dan menarik saat reuni berlangsung. Mungkin jika kalian yang butuh untuk membuat kaos reuni, bisa kunjungi model kaos reuni berikut. Kalian bisa pilih dan tentukan model yang seperti apa yang kalian inginkan.

Atau juga butuh grosir baju murah bisa langsung saja ikuti link yang ada.

 

Begitulah tentang penjelasan batik. Semoga kamu dapat mengambil banyak manfaat dari membaca artikel ini.
Jangan lupa kunjungi selalu web kami karena sebisa mungkin akan ada info menarik yang akan update setiap hari, di ceritaihsan.com.

Gitu aja ya,
Salam dan Terimakasih! 🙂

Leave a Comment